Saat memilih lantai rumah, banyak bapak dan ibu dihadapkan pada dua pilihan yang paling sering digunakan, yaitu tegel dan keramik biasa. Keduanya sama-sama berfungsi sebagai penutup lantai, namun memiliki perbedaan yang cukup mendasar dari segi bahan, proses pembuatan, hingga ketahanannya dalam jangka panjang.
Memahami perbedaan ini, membantu Anda agar tidak salah pilih, terutama jika lantai digunakan untuk rumah tinggal yang dipakai sehari-hari bersama keluarga.

Perbedaan pertama dan paling mendasar terletak pada bahan penyusunnya.
Tegel dibuat dari:
Sementara keramik biasa dibuat dari:
Karena berbahan dasar semen, tegel memiliki karakter yang lebih padat dan kokoh. Warna pada tegel juga menyatu dengan materialnya, bukan hanya di permukaan.
Proses produksi yang masih dilakukan secara manual menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang memilih tegel lantai handmade untuk hunian yang mengutamakan kualitas dan nilai estetika jangka panjang.
Tegel umumnya dibuat secara handmade (manual) oleh pengrajin berpengalaman, dengan tahapan:
Karena prosesnya manual, setiap tegel memiliki karakter unik dan nilai seni tersendiri.
Keramik diproduksi secara massal di pabrik, dengan tahapan:
Proses ini membuat keramik lebih seragam dan cepat diproduksi dalam jumlah besar.
Ketahanan inilah yang membuat banyak bangunan lama di Indonesia masih menggunakan lantai tegel jaman dulu yang tetap kokoh dan menarik meskipun telah digunakan selama puluhan tahun.
Untuk bapak dan ibu yang mengutamakan keawetan dan nilai jangka panjang, tegel sering menjadi pilihan utama.

Selain kuat, lantai juga harus nyaman digunakan sehari-hari.
Pilihan ini kembali pada gaya rumah dan kebutuhan keluarga Anda.
Tegel
Keramik
Tegel cocok untuk Anda yang:
Keramik cocok untuk Anda yang:
Banyak keluarga saat ini mulai kembali menggunakan tegel karena:
Produsen tegel berpengalaman di Yogyakarta, seperti Solo Design, tetap mempertahankan proses pembuatan tegel secara presisi untuk menghasilkan produk yang kuat, rapi, dan konsisten kualitasnya.
Perbedaan tegel dan keramik biasa dapat dilihat dari bahan, proses pembuatan, dan ketahanannya.
Keramik unggul dari sisi praktis, sementara tegel unggul dari sisi keawetan, estetika, dan nilai jangka panjang.
Bagi bapak dan ibu yang menginginkan lantai rumah yang tidak hanya indah tetapi juga tahan lama, tegel bisa menjadi pilihan tepat.